Penggantian penutup atap brunjung telah selesai dikerjakan dalam waktu satu minggu. Selain penutup atap, juga dilakukan penggantian talang. Setelah kebocoran atap bisa diatasi, tahap perbaikan fisik selanjutnya adalah meremajakan kabel-kabel listrik dan mengatasai banjir.
Penggantian sirap dengan genteng ini sempat mendapatkan kritikan dari beberapa pihak. Namun kami mendapat dukungan dari seorang ahli konservasi bangunan, Ir A. Kriswandhono, Msi, yang menyatakan pergantian itu tidak menyalahi kaidah konservasi bangunan. Pertimbangannya adalah penggantian sirap dengan genteng adalah untuk menyelamatkan bangunan secara keseluruhan. Sementara apabila kelak penutup atap akan dikembalikan menjadi sirap hal itu mudah dilakukan.